1kepricom
Follow 1kepricom Like Follow
8 bulan, 2 minggu, 6 hari lalu | dilihat sebanyak 364 pembaca

Suhu di Antartika Mengkhawatirkan

redaksi - 1kepricom
Antartika (net)

World Meteorological Organisation (WMO) baru saja memverifikasi laporan rekam suhu terbaru di Antartika. Hasil laporan terkait suhu ini dianggap cukup mengkhawatirkan.

Dilansir Science Alert, Jumat (3/3), informasi suhu terbaru di Antartika itu agak menggangu bagi para peneliti WMO. Sebab, suhu benua terdingin di dunia ini baru saja mencapai  19,8 derajat Celcius (67.6 derajat Fahrenheit), dan 17,5 derajat Celcius (63,5 derajat Fahrenheit). Capaian suhu tertinggi ini dianggap sebagai pertama kalinya dalam sejarah Antatika.

"Membandingkan mereka ke tempat-tempat lain di seluruh dunia dan melihat bagaimana tempat-tempat lain telah berubah dalam kaitannya dengan Antartika memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana iklim berinteraksi, dan bagaimana perubahan dalam satu bagian dunia dapat berdampak tempat-tempat lain," ujar Randy Cerveny dari Arizona State University dan WMO.

WMO melaporkan, sebelumnya masalah ini sesungguhnya pernah terjadi pada 30 Januari 1982. Saat itu Pulau Signy di Atlantik Selatan mencapai suhu terpanas sebesar 19,8 derajat Celcius (67.6 derajat Fahrenheit). Sementara suhu terpanas yang tercatat di dataran tinggi Antartika, di atas 2.500 meter (8.202 kaki) dengan besaran -7,0 derajat Celcius (19.4 derajat Fahrenheit) terjadi pada 28 Desember 1980.

Lalu, untuk suhu terendah yang pernah tercatat di Antartika sebesar 89,2 derajat Celcius (-128,6 derajat Fahrenheit). Suhu ini sempat terjadi di stasiun Vostok pada 21 Juli 1983. Menurut Cerveny, laporan tahunan ini tentu saja akan menjadi bahan evaluasi pihaknya terkait iklim dan cuaca di dunia termasuk Antartika.

"Seperti semua evaluasi WMO, suhu ekstrem diidentifikasi berdasarkan hanya pada peristiwa dengan berbasis data ilmiah berkualitas tinggi," kata dia menambahkan. (rpc)