1kepricom
Follow 1kepricom Like Follow
1 tahun, 4 bulan, 3 minggu, 4 hari lalu | dilihat sebanyak 285 pembaca

Limbah Tahu Ternyata Bisa Menghasilkan Suplemen

redaksi - 1kepricom
Ilustrasi Suplemen

Malang (1kepri.com) - Para perajin tahu kerap membuang cairan bekas pengolahan tahu. Mereka tak tahu lagi harus diapakan limbah berbau itu, selain dibuang. Namun di tangan mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, limbah cair tahu tersebut diolah sehingga menghasilkan suplemen yang mengandung protein tinggi dan baik untuk kesehatan.

Empat mahasiswa itu adalah Ahfad Ulfa, Dini N, Galuh Aulia, dan Olivia Dirga. Mereka menjadikan cairan limbah tahu sebagai media pertumbuhan Alga Nannochloropsis sp. Limbah tahu menjadi media pertumbuhan yang baik untuk ganggang. Pertumbuhan ganggang dalam limbah cair tahu ternyata lebih cepat karena kandungan proteinnya lebih tinggi dibandingkan air laut.

Dari penelitian empat mahasiswa ini diketahui limbah cair tahu mengandung kadar ammonium, fosfat, dan nitrat yang tinggi. Sementara itu microalga membutuhkan zat-zat tersebut dalam jumlah banyak agar pertumbuhan sel semakin meningkat. Kandungan nutrisi di dalam limbah cair tahu membuat proses produksi alga kian efektif dan hemat biaya.

“Alga merupakan bahan pangan yang kaya protein," kata Dini, awal Juni 2016. Setelah alga tumbuh dengan baik, mereka menggunakan centrifuge untuk memisahkan alga dengan cairan. Selanjutnya alga dikeringkan dengan vacuum dryer dengan suhu dan tekanan rendah agar protein dan kandungan nutrisi tetap terjaga.

Alga yang sudah kering lantas ditumbuk menjadi partikel yang lebih kecil sampai berbentuk bubuk. Bubuk alga bernama Nanno Healty Powder ini memiliki kandungan protein 52 persen, karbohidrat 16 persen, lemak 27 persen, dan klorofil 0,89 persen. Kandungan protein alga lebih tinggi dibandingkan sumber hewani dan tumbuhan. Untuk diketahui, kandungan protein tumbuhan tertinggi terdapat pada kedelai sebesar 40 persen.

Nanno Healty Powder bisa diproduksi massal dan menjadi suplemen makanan yang aman dikonsumsi anak dan orang dewasa. Nanno Healty Powder, menurut Dini, berpotensi menjadi sumber protein masa depan karena proses produksinya bisa dilakukan kapanpun atau tidak tergantung kondisi alam. Selain itu, bisa menjadi solusi atas polusi udara dan sungai yang tercemar limbah cair tahu. (ti)